Saturday, November 7, 2009

Masjid Makes MONEY!!!




1. All pink. Pink hijab. Pink blouse. Nope. Not pink jeans. Or else I'll be a pink panther which is... urghhh....

2. I was spending some time in Ranau masjid that one fine day. During Raya to be precise. The 5th day. Up from my head to waist... pink!!! Ok, ok... there's no link with pink and my entry.

3. I brought along my sister's DELL laptop. To the masjid. Supposed to have a meeting there! With Salwa, Mahani, and the rest of the company.

4.They came late. Very late. Being one who hate to wait and waited by I was so frustrated! Beard had start to grow on my chin!!! Horn on my head!!!! I felt like kicking and strangling someone!!!

5. Opened my laptop, I wanted to play games while waiting for the company.The so borng boring... get- me - bored easily games : Zuma, Solitaire... etc!!!

6. Suddenly, I thought of something.... "Isn't it darn great if there's a wireless connection here??? It would be heaven.... I could kill time... surfing for stuff... watch youtube.. "

7.Yeah... it would be awesome!!!! I thought seriously the idea that suddenly hit my head!!!!

8. It would be good for the masjid's image and greatness!!! Imagine wireless in the mosque... wouldn't that attract people regardless of age, race... perhaps religion? Come to the mosque to go online.... to do research. To collect stuff, information, blabla bla... of course it would not be free.. there should be some fee. So the money goes to the Mosque!!! Up to the mosque how to use it. Maybe for tarbiah activity done in the mosque. Outreach activity!! Whatever!!!

9.But how to forward this idea?

10. Who am I supposed to tell to get this idea executed?

11. Will it be accepted?

12. Oh... just how do I go about to forward this idea?

13. SUddenly an ustaz... from JAHEINS, Pejabat Daerah Ranau came approaching from nowhere!!

14. OK... to myself I said, "I'll start from him... maybe he knows the answer! Maybe he will listen!"

Saturday, October 10, 2009

GRADUATION




Convocation.
Main thing on mind now.
Inviting many tasks at school.
Sheets of exercise and excell paper to be prepared for instance.
Once done, fly with a wide, wide, wide smile.
A graduate finally.
In black and white.
So pat me on the back!

Monday, September 28, 2009

Satu Segala Macam Refleksi

26/09/09 (Sabtu?)

'Semarak Islami Shahru Ramadhan'

Satu Segala Refleksi

Tidaklah Bermacam-macam pun macam dicanang tajuk



1. Syukur selesai.
2. Terima kasih ya Allah. Semua kerana Engkau.
3. Tidak lupa komitmen Ustaz, Ijah, Raman Syah the Great, pelajar SMK Ulu Sugut Boleh yang terlibat secara langsung. Cg. Jaafar, Cg. Sofian aka Umbu.
4. Pengetua tentu sekali, Cg. Jamirin.
5. Pelajar tidak langsung dilupakan.
6. Terima kasih, terima kasih.
7. Banyak yang saya pelajari dari program ini. Dari semua yang terlibat. Secara langusng. Tidak langsung. Nah siapa bilang belajar terpasung hanya pada satu cara?
8. Pertama, bagaimana berurusan dengan bos no. 1 saya.
9. Kedua, bagaimana berurusan dan bekerja dengan colleague.
10. Ketiga, bagaimana bekerja dan mengurus pelajar saya.
11. Keempat, sentiasa melunaskan hutang dengan Allah - dipermudahkan segala urusan, bak kata Rabiatul Adawiyah Lamsil (nah Abeq... aku seru namamu di alam maya), "Ingatlah Allah barulah dibalas dengan ingatan-Nya juga."
12. Kelima, yang terakhir setakat ini terfikir, melihat lubang-lubang program untuk diperbaiki bagi masa mendatang. Adalah tentu pasti ada. Tidak perlu diperturunkanlah. Rekod lain.
13. Ilham untuk menganjurkan program ini datang pada akhir minit.
14. 2 hari sebelum Ramadhan.
15. Waktu itu saya bercuti hujung minggu di rumah. Di Paka Dua.
16. Ilham baik yang datang dari Allah.
17. Selanjutnya mungkin saja pengaruh minat dari sekolah lagi mengadakan pengisian. Untuk sendiri. Orang lain. Semua.
18. Sedikit sebab supaya tidaklah saya lesu bosan kaku mengajar ala-ala formal di kelas saja. Alangkah boring!!!
19. Lihat dari sudut pandang pelajar, alangkah bosah kalau tiada pengisian tidak formal juga.
20. Setidak-tidaknya ada program seumpama, sebuah kenangan akan tercipta.
21. Satu masa bila toleh ke belakang. Putar semula pita otak, kenangan manis persekolahan dapat dicerita pada anak cucu. Gosip bersama tambalut memang sudah pastilah. Seronok itu!!! Aramaiiii ti.
22. Lagi saya percaya program seumpama mampu memacu pelajar untuk belajar. Belajar di kelas. Belajar di rumah. Di mana-mana.
23. Tidak lupa bersaing sesama sendiri. Walau kecil peringkatnya. Terbatas pada lingkup SMK Ulu Sugut sahaja. Logik juga dikata cubaan untuk ke arah menyediakan pelajar bersaing di peringkat tinggi - dengan pelajar sekolah lain di ranau.
24.Bak kata Jebat dan Bugi membawa arus budaya ilmu begitulah antara cara.
25.Bagaimana itu? Fikir.
26. Ramadhan telah pergi.
27. Sekarang Syawal. Salam Aidilfitri Salam Kemenangan semua sahabat dan taulan.
28. Musimnya berpuasa wajib akan tiba lagi.
29. Mudah-mudahan diberi kekuatan/ kesempatan selalu untuk memanfaatkannya.
30. Untuk diri sendiri.
31. Untuk semua.

Friday, September 25, 2009

P.E.D.U.L.I.

Peduli!!
Dia peduli,
Hidupnya untuk peduli,
Sampai kepalanya pusing-pusing sudah.
Kerana peduli,
Dia tidak peduli itu,
Dia peduli hanya pada
kasih pedulinya yang satu,
yang meroket-roket,
sampai Firdausi!!!

Sayang...
Kasih peduli
wangian Firdausi itu
dibawa ke Jahannam.
Buatan dia
yang tidak peduli.
Dia itu peduli apa pada yang peduli?
Dia pedulikan dirinya cuma.
Peduli yang baunya busuk,
membusukkan,
merosak wangi
peduli Firdausi.

Dia yang peduli,
selalu peduli,
membingkis doa,
'rahmatilah peduliku ini Allah yang Maha Peduli'.

Tundukkan tidak peduli dia.
Ini doaku,
yang pedulinya,
separa-separa,
pandai pupus,
datang semula,
meroket-roket,
tiada ketentuan.

Monday, September 21, 2009

-Bersepah-sepah Tahi-




Berak macam orang buta
Tahi bersepah-sepah
Jauh dari lubang sasar
Macam orang buta?

Marahlah orang buta
diibarat begini rupa.
Orang buta lagilah berak
Masuk tepat sasaran
Macam si bintang lucah Sniper Edison Chen!!!
Walhal si buta tidak nampak apa.
Alahai kesian si kacak bintang Sniper!!!

Tahinya bersepah-sepah
Orangnya tidak pakai otak
Tahunya membuang saja
sampailah zero perut,
Biar busuk keluar merata-rata
Macam kambing kampong berak di jalanan.

Otaknya mereng, memang mereng!!!
Kalah engkau hai si Condong Pisa!!!
Lebih baik ranap terus!!!
Orang lain tiadalah susah!!!

Terus...
biarlah dia membusuk 6 kaki di bawah sana
bertanding dengan tahinya yang lagi busuk!!

Tapi kuasa siapalah?
Mahu menghukum gilotin di leher orang...
Samalah bagai memandai menentu syurga milik siapa
MANA BOLEH!!!
DIA saja yang BOLEH!!!

(Cetusan ilham melihat tahi bersepah merata-rata di mana-manalah!!!)

- Koleksi bodoh-bodoh -

Thursday, August 20, 2009

L.A.W.

Still in US. Tomorrow would be going back home. Saturday is the first fasting day!! Ahlan-ahlan ya Ramadhan.

I am browsing the net now, to be precise http://www.dailyexpress.com.my/news.cfm?NewsID=67136
the heading I'm ready to be caned, says beer-drinking model.... really got my attention. So clicked on it I did. Full story was as followed:

Kuala Lumpur: A Muslim model sentenced to six strokes of the cane for drinking beer said she is willing to receive the punishment after the Sharia High Court in Pahang on Tuesday issued a warrant for her arrest.

She would be the first woman in Malaysia to be caned under Islamic law, her lawyer said Wednesday.

Kartika Sari Dewi Shukarno, 32, was sentenced to a caning and a fine of RM5,000 last month after she pleaded guilty to drinking alcohol at a hotel nightclub in Pahang last year.

The Malaysian mother of two, who lives in Singapore, said:

"I received a message from my dad yesterday. So I came back to Perak (from Singapore). I accept the punishment. I am not afraid because I was ready to be punished from Day One. They (authorities) hope to use my case as a way to educate the Muslims. So go ahead. I want to move on with my life.

"I am not worried at all nor do I want to avoid the punishment because I accept the punishment."

Kartika's lawyer, Mohamad Zuki Che Muhamad Ghani, said his client would be jailed on August 24 for one week before the caning.

"The warrant of arrest was issued to facilitate the caning," he said.

"She has to be jailed first and undergo health check-up to determine whether she is fit to be caned. She will be the first woman in the country to be caned under the religious laws," Mohamad added.

Kartika's father, Shukarno Mutalib, said that the family accepted the court's decision. "We are not feeling sad. We are Muslims and I agree she has to be caned. She has already pleaded guilty. We will follow the rules," Shukarno said.

Mohamad said Kartika had lived in Singapore for 15 years after marrying a citizen of the city state.

Malaysia, which has large Chinese and Indian minorities, has a dual-tracked legal system. Sharia courts can try Muslims for religious offences.


I said... heck wasn't this the woman who appeared in NTV7 morning talkshow like 3 weeks ago? With the ex-TV3 celebrity as the host? Alongside her, her father too was in the show!!!

Hmmm... Malaysia can people already under the sharia law?

Wednesday, August 19, 2009

Mata-mata Berahi! AWAS!!

1. Benci juga rasa bila line wireless ni sot!!! Mau baca berita online tidak dapat. Mau upload dari youtube, semua harapan punah. Punah!!! Wireless US tolonglah.... tolonglah dapat!!

2. Saya berharap sangatlah surat khabar ada di sini!!! Mau baca online, berjanggut saya menunggu selalunya dengan rasa hampa!!!

3. Kasihan di US ni surat khabar tiada dilanggan!!!! Will have to do something about it!!! Propose it to Mr. No. 1 in school. Pity the students.... mungkin banyak yang mahu membacanya tapi sumber tiada!!! Alangkah-alangkah.... (SIGH)

4. Kali terakhir pos saya... saya cerita banyak benda yang mengesankan diri saya di US. Dan konon saya akan muat turun gambar di US. (Alah gambar tu lain kali lah....)

5. Salah satu yang mengesankan saya yang no. 3 itulah. Di sini tiada surat khabar. Maksud saya pusat sumbernya tiada surat khabar. Alangkah.....

6. (Sigh)... satu yang lebih-lebih mengesankan. Air untuk mandi tidak mencukupi untuk pelajar di sini. (Baca: AIR TIDAK MENCUKUPI UNTUK MANDI!!!) Adui.... alangkah!!! Jadi mandi macam mana pelajar ni???? Nasiblah ada sungai Sugut yang lebarlah juga!!!! Dan indah satu hal lain!!!

7. 'Pelajar asrama mandi di sungai' bukan benda baru sebenarnya bagi saya. Dari bestie saya DYNNA saya tahu di SMK Matupang juga pelajarnya mandi di sungai. Tapi 'tahu' sahaja tidak pernah 'menyaksikan dengan mata kepala sendiri' secara live suatu perkara pengalaman yang berbeda.


8. Jadi di US, dapatlah saya secara live menyaksikan!!!! Sungguh sebuah pengalaman!!! Dan otak saya tiada segan silu (buat apa malu-malu babi?) memikirkan beberapa benda.

9. Saya berfikir semasa melihat sendiri pelajar-pelajar ini mandi-manda di sungai.... betapa bahaya itu tiada bau. Dia boleh datang tanpa amaran.


10. Maksud? Eih macam-macamlah saya terfikir.

11. Seperti, budak boleh hanyut lemas di sungai!!!! OK... barangkali boleh bah orang lain cakap, "Relax bah kau Jon... terrer bah budak-budak itu berenang!!! Yalah.. membesar di sini kan. Suasana kampung." Mungkin... WHATEV!!!

11. Lain-lain saya juga dirangsang oleh cakap guru lain, "Tercemar bah mungkin air sungai itu. Ladang kelapa sawit di atas sana. Entah apa-apalah kena dump masuk sungai. Racun perosak kali!!! Nanti tinggal kenanganlah tu sungai tu!! Bye-bye gaman udang, ikan besar....." Saya terbayang fikir sesuatu yang berkaitan pelajar yang mandi di sana. Alalala.... kalau macam tu, kesannya ada jugakla pada kulit pelajar yang mandi!!!!


12. Jadi air yang kami guna untuk masak itupun dari sungai juga!!!!!!!! OMG!!!! SOS!!!!!!!

13. Tapi ini adalah benda yang paling mencucuk-cucuk fikir saya... pelajar perempuan mandi berkemban ala-ala Sofea Jane entah dalam muvi apa ntah di sungai. Saya merasa risau untuk mereka.

14. Untuk membayangkan saya masih dalam alam sekolah menengah dan mandi begitu terbuka... kadang-kadang orang kampung lalu-lalang. Saya naik RISAU!!!! Risau kalau-kalau ada mata-mata berahi di mana-mana!!! Yang takut-takut tergiur. Tersimpang. Menyerang??? Imaginasi liarkah???

15. Malang tiada baunya!!!! Wangi lagilah tarak!!!! Melampaukah saya berfikir sampai begitu sekali??? Tiada siapa boleh mengagak bah benda-benda buruk ni!!! Minta dijauhkan sahajalah.

16. Perbualan dengan Cikgu Janri lagi.... kami sama-sama sependapat, "Kasihan pelajar itu. Peergi balik mandi petang-petang itu sudah 1 km (500m pergi, 500m juga balik). Sudah makan masa banyak. Berpeluh pun sudah!!! Saya bilang sama kakak saya, "Patut pun sini pelajar fit-fit!!! Cukup aktiviti fizikal!!! Tidak payah bersenam... pergi balik sungai sudah cukup!!!

17. Pada saya, masalah tiada air dibekalkan secara cukup ni mengesankan. Ini kemudahan fizikal asas yang pihak berkuasa patut sediakan. Di mana-mana. Masalah masalah nagara..... kesayanganku!!!!

18. Kalaulah ada anak orang yang kunun 'somebody' di sini mahukah mereka membiarkan anak perawan mereka atau saudara perempuan mereka mandi begitu? Bila sudah malang datang membusuk barukah tindakan A.S.A.P. akan diambil??? Aduiiii.... tapi, ceh... impossible la anak 'somebody' mo sikul sini!!!

19. Bah... mau saya upload gambar untuk ditatap mata-mata berahi???? Ala-ala Sofea Jane mandi dalam muvi ntah apa!!!! Better yet come to US and experience it before your eyes and biar diri mu terkesan!!!! Just 2 hours to 2.5 hours drive from Ranau town. But berseia untuk menempuhi 11 jambatan dan jalan tiada tar dan berbatu-batu!!! Bontotmu bisa sengal-sengal tanpa perlu pekena goyang Inul yang....

20. AWAS... malang tiada bau!!!